Aspal Berlubang

Berteduh di bawah bayangan gedung yang berjejer
Sambil mengamati lalu lalang kendaraan yang lewat
'Lumayan' fikirku
Namanya juga hidup di kota besar
Tak jauh dari pemandangan seperti ini

Deru mesin kendaraan sahut-menyahut
Melintasi jalanan aspal yang telah retak disana-sini
Roda-roda yang tak pernah mengeluh tentang panasnya aspal
Berputar menuju tempat tujuan

Bagaimana keadaanmu hari ini?
Bagaimana tentang retakan-retakan itu?
Atau bahkan lubang besar yang dibiarkan menganga itu?
Sudahkah kau berdamai dengan panasnya aspal?

Semoga bisa lewati semuanya ya
Tentang aspal yang panas
Retakan-retakan memanjang
Hingga lubang-lubang yang dibiarkan menganga tak terawat itu

Semoga tetap tegar
Dalam dekap doa-doa yang hebat

Sabtu, 12 Mei 2018
13.23

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.