Kembali
Tanpa kita sadari, sebenarnya setiap hari kita terus mengulang-ulang untuk kembali ke tujuan asal.
Saat berangkat sekolah, diakhir hari kita pulang dan kembali ke rumah,
Ada yang kembali dari rutinitasnya bekerja, menengok keluarga di rumah, walau terkadang yang menjadi tujuan terlelap pulas karena larutnya malam.
Pergi dan kembali,
Apa yang membuat seseorang untuk kembali?
Apakah hanya sebuah rutinitas?
Atau memang terdapat rindu yang harus teralamatkan?
Apapun alasannya, sejatinya kita memang harus kembali.
Apa yang membuat seseorang untuk kembali?
Apakah hanya sebuah rutinitas?
Atau memang terdapat rindu yang harus teralamatkan?
Apapun alasannya, sejatinya kita memang harus kembali.
Dan sebenar-benar kembali adalah,
Saat kita kembali menghadap Dia Yang Maha Agung,
Meninggalkan apa-apa yang selama ini kita perjuangkan.
Perjalanan kembali yang berbeda,
Hanya dua tempat kembali,
Surga atau neraka?
Saat kita kembali menghadap Dia Yang Maha Agung,
Meninggalkan apa-apa yang selama ini kita perjuangkan.
Perjalanan kembali yang berbeda,
Hanya dua tempat kembali,
Surga atau neraka?
Mungkin tak ada lagi sapaan hangat saat kita kembali kala itu,
Hanya ada malaikat-malaikat yang bersifat sesuai dengan amal shalih kita di dunia.
Nampak menyenangkan rupa malaikat-malaikat tersebut tatkala amal shalih kita tergolong baik,
Namun jika kau tak memiliki bekal amal shalih yang baik, jangan harap rupa menyenangkan itu yang bisa sedikit menghiburmu.
Hanya ada malaikat-malaikat yang bersifat sesuai dengan amal shalih kita di dunia.
Nampak menyenangkan rupa malaikat-malaikat tersebut tatkala amal shalih kita tergolong baik,
Namun jika kau tak memiliki bekal amal shalih yang baik, jangan harap rupa menyenangkan itu yang bisa sedikit menghiburmu.
Kabar baiknya,
Saat kalian membaca tulisan ini,
Ternyata Rabb Yang Maha Pemurah masih memberikan kehidupan kepada kalian hingga detik ini.
Manfaatkan apa yang tersisa,
Bukankah awal yang buruk tapi akhir yang baik lebih baik daripada awal yang baik tetapi berujung buruk?
Saat kalian membaca tulisan ini,
Ternyata Rabb Yang Maha Pemurah masih memberikan kehidupan kepada kalian hingga detik ini.
Manfaatkan apa yang tersisa,
Bukankah awal yang buruk tapi akhir yang baik lebih baik daripada awal yang baik tetapi berujung buruk?
Semoga tetap dalam taufik, hidayah, dan lindungan Allaah, saudara se-imanku.
Ramdhan Abilillah
Sabtu, 31 Maret 2018
22.31
Sabtu, 31 Maret 2018
22.31

Tidak ada komentar: