Menyapa Kembali
Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahim
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Aku menulis ini di tengah-tengah cuaca pancaroba yang begitu panas, terik, dan gerah yang tak terperikan. Mungkin, di belahan bumi lain ada wilayah yang lebih buruk dibandingkan ini, tapi, tetap bagiku ini pengalaman yang membuatku sangat merasa gerah atau bahasa Surabayanya, sumuk puoll. Ya, meskipun, ini kutulis di malam hari, udara hangat masih menyelimuti kota ini.
Peristiwa ini merupakan bagian dari gerak semu matahari yang seolah-olah bergerak dari selatan ke utara dan kembali ke selatan setiap tahunnya. Dan, saat aku mengunggah tulisan ini, letak matahari berada tepat di atas khatulistiwa, hal ini yang mengakibatkan cuaca di awal Oktober 2024 ini menjadi begitu terik dan gerah sekali. Alhamdulillah, matahari tidak selamanya di atas khatulistiwa alias di atas kepala kita, orang Indonesia. Saat ini, gerak semunya sedang menuju ke samudera Hindia.
Sedikit penjelasan mengenai kondisi cuaca akhir-akhir ini, menjadi paragraf pembuka untukku menyapa kembali melalui tulisan di blog ini. Ya, aku rindu sekali menulis di blog. Padahal, dulu ketika aktif mengeblog, kebanyakan waktu kuhabiskan untuk menyunting tampilan dan sedikit sekali aku mengirim tulisan, wkwkwk. 😂
Hmm, apa lagi, ya? Kurasa hanya itu saja untuk tulisan ini. Ya, judulnya saja menyapa, jika ingin panjang lebar, namanya ngobrol. 😁
Terima kasih sudah membaca dan menyimak, ya!
Surabaya, 13 Oktober 2024
20.37

Tidak ada komentar: